Tuesday, 30 May 2017

Siapa Zaha Hadid yang Jadi Google Doodle Hari Ini?

Mesin pencari Google hari ini, Rabu (31/5/2017), dihiasi doodle yang memperlihatkan seorang perempuan berkulit sawo matang. Ia berada di samping bangunan dengan cita rasa arsitektur kelas atas.

Ilustrasi perempuan itu tak lain adalah Zaha Hadid. Ia merupakan arsitek Britania kelahiran Irak. Lantas apa spesialnya sehingga Zaha Hadid dijadikan doodle oleh Google?

Zaha Hadid merupakan perempuan sekaligus Muslim pertama yang meraih penghargaan Pritzker, yakni penghargaan paling bergengsi untuk seorang arsitek. Ia meraihnya pada 2004 lalu.
Tak cuma itu penghargaan bergengsi yang ia peroleh. Pada 2010 dan 2011, Zaha Hadid meraih penghargaan Stirling yang bergengsi. Beberapa tahun setelahnya, pada 2015, ia mendapat Dame Commander of the Order of the British Empire.

Zaha Hadid menjadi perempuan pertama yang diberi penghargaan RIBA Gold Medal. Penghargaan itu diberikan langsung oleh Kerajaan Inggris.

Jika masih hidup, Zaha Hadid genap berusia 67 tahun hari ini. Namun, ia sudah menutup usia pada Maret 2016 lalu. Salah satu karyanya yang paling ikonik adalah Guangzhou Opera House yang muncul sebagai doodle Google di laman mesin pencari.

Beberapa karya legendaris Zaha Hadid lainnya adalah Riverside Museum di Skotlandia, Vitra Fire Station di Jerman, Ordrupgaard Extension di Kopenhagen, Phaeno Science Centre di Wolfsburg, Hungerburgbahn di Innsbruck, Dongdaemun Design Plaza di Seoul, Pierresvives di Montpellier, MAXXI National Museum di Roma, serta Heydar Aliyev Center di Azerbaijan.

sumber:kompas

Tuesday, 23 May 2017

Indonesia Digulung India di Piala Sudirman, Ini Penyebabnya

Tim Indonesia mengakui faktor partai pertama menjadi penentu jalannya pertandingan Indonesia versus India yang berakhir dengan kekalahan tim Merah Putih 1-4.

"Tadi jelas harusnya ujung tombak kita adalah ganda campuran yaitu Tontowi Ahmad/Gloria Emanuelle Wijaya. Jika pertandingan itu lepas, ya kita gulung tikar sama India. Saya di situ tanggung jawab," kata pelatih nomor ganda campuran Richard Mainaky di Carrara Sport and Leisure Centre, Australia, Selasa.

Di antara pemain ganda campuran yang ada, yaitu Tontowi/Gloria dan Praveen Jordan/Debby Susanto, Indonesia memang memasang Tontowi/Gloria untuk bertarung dengan Satwiksairaj Rankireddy/Ashwini Ponnappa di partai pembuka yang berakhir dengan skor 20-22, 21-17, 19-21 untuk keunggulan pasangan India.

"Pemilihan itu memang yang dianggap paling siap oleh tim pelatih dan manajer, namun sayang pada poin-poin kritis banyak melakukan kesalahan sendiri, namun untuk Gloria saya lihat mainnya oke," ujar Richard.

Hal senada diungkapkan oleh pelatih ganda putra Herry Iman Pierngadi yang turun mendampingi Tontowi/Gloria bersama Richard, mengatakan pasangan tersebut tampil di bawah performa asli mereka.

"Yang harusnya jawab memang seharusnya Richard, namun memang mereka tampil di bawah performa asli mereka, tampil terburu-buru, terlalu tergesa-gesa dan malah membuat kesalahan sendiri," ujar Herry.

sumber:suara.com

Livery Baru Bikin Jet Darat Haas Lebih Terlihat

Tim balap Formula1, Haas, meluncurkan livery baru untuk jet daratnya. Mobil ini akan debut mulai pekan depan di Grand Prix Monaco, dan akan dipakai sepanjang sisa musim 2017. Tim balap asal Amerika Serikat (AS) yang debut pada tahun lalu ini memperkenalkan warna abu-abu yang lebih pekat di sekujur panel bodi.

Warna ini menggantikan hampir semua bagian merah pada versi sebelumnya, termasuk di bagian "hidung" dan sayap belakang. Warna merah hanya jadi latar logo tim persis di depan kokpit pengendara. Logo Haas lain yang ada di sayap belakang, kini berwarna putih dengan latar abu-abu.

Kepala tim Haas, Gunther Steiner, mengatakan bahwa perubahan ini dilakukan karena ada persyaratan untuk meningkatkan visibilitas. Warna yang lebih pekat dirasa lebih sesuai. Abu-abu yang kemarin dipakai terlalu samar dengan aspal.

Livery jet darat baru ini juga mengikuti aturan baru soal nomor pengemudi, yang sekarang harus bisa dilihat dari bagian depan mobil. Harus ada juga nomor atau singkatan tiga huruf pengemudi yang diletakkan di sisi mobil.
"(Livery) ini sekarang akan dipakai untuk sepanjang tahun. Pengubahan ukuran angka dan posisi, kami pikir membuat mobil sedikit lebih terlihat jelas," ujarnya.

sumber:liputan6

Kecerdasan Buatan Bukan Ancaman bagi Manusia


Kecerdasan buatan disebut-sebut akan mengancam manusia di berbagai bidang pekerjaan. Hal ini menuai kekhawatiran banyak pihak. Namun salah seorang petinggi di perusahaan perangkat lunak Adobe menepis kekhawatiran itu.

"Menyebut kecerdasan buatan akan mengambil alih kreativitas manusia tidaklah tepat. Pikiran manusia jauh lebih kreatif daripada mesin," kata Shanmugh Natarajan, Direktur Eksekutif dan Wakil Presiden Produk di Adobe, kepada IANS dalam sebuah wawancara, sebagaimana dikutip dari Gadgets Now, Senin (22/5/2017).

Kecerdasan buatan, menurut Natarajan, justru memungkinkan manusia untuk membuat pekerjaan lebih mudah.

"Kecerdasan buatan tidak seperti mobil otonomos, yang mana posisi seorang sopir diganti. Saya kira kreativitas manusia akan bertahan lama," tutur Natarajan menambahkan.

Perusahaan riset pasar Gartner baru-baru ini mengatakan seorang Chief Innovation Officer (CIO) di suatu perusahaan akan memiliki peran penting dalam mempersiapkan bisnis guna menghadapi dampak kecerdasan buatan terhadap strategi bisnis dan pekerjaan manusia.

Saat ini perusahaan global seperti Adobe bertumpu kepada India dalam rangka meningkatkan portofolionya di bidang kecerdasan buatan untuk berbagai sektor. Adobe membuka kantor di India, dengan lebih dari 5.200 karyawan yang tersebar di empat wilayah di Noida dan Bengaluru.

sumber:liputan6

Dubai Siap Operasikan Robocop Pertama di Dunia, Simak Kemampuannya!

Manusia robot yang menjadi polisi ini memang menjadi tokoh idola bagi pecinta film action, terutama anak-anak. Tapi apakah kamu pernah berpikir robot bisa jadi polisi sungguhan? Beberapa puluh tahun lalu, barangkali hal itu hanya sebatas angan-angan. Namun hal itu sangat mungkin untuk zaman yang maju seperti sekarang.

Dalam sebuah Pameran Keamanan dan Informasi negara Teluk, dipamerkan sebuah robot yang disebut Robocop. Robocop yang jadi polisi robot pertama didunia akan jadi bagian dalam robot-robot yang akan berada di kota tersebut.

Melansir dari Mirror.co.uk, robot ini ditetapkan sebagai bagian dari kepolisian Dubai tahun 2030. Robot ditetapkan sebagai seperempat kekuatan untuk kepolisian Dubai pada tahun itu. Robocop di Dubai memiliki berat 100 kg dan tinggi sekitar 160 cm. Kemampuan RoboCop juga luar biasa dengan menguasai enam bahasa dan dirancang memiliki ekspresi wajah. Mesinnya memiliki tablet built-in sehingga orang bisa menggunakannya untuk membayar denda atau melaporkan kejahatan.

Pesan tersebut selanjutnya bisa langsung diteruskan ke kantor polisi setempat. "Peluncuran RoboCop operasional pertama di dunia merupakan tonggak sejarah yang signifikan bagi Emirat dan sebuah langkah untuk mewujudkan visi Dubai untuk menjadi pemimpin global dalam adopsi teknologi untuk perkotaan," ungkap Direktur Jenderal Pelayanan Cerdas dengan Kepolisian Dubai Brigadir Jenderal Khalid Nasser Al Razzouqi.

Ia menambahkan tujuan diciptakannnya RoboCop untuk membantu orang-orang yang berada di pusat perbelanjaan dan jalanan agar tercipta keamanan dan memerangi kejahatan.

"Dia bisa mengobrol dan berinteraksi, menanggapi pertanyaan publik, berjabat tangan dan menawarkan penghormatan militer." ttur Khalid Nasser Al Razzouqi.

sumber:tribunnews